Halal Corner

Hukum Suntik Putih dalam Islam. Halal atau Haram?

Hukum suntik putih
(cookies_studio/Freepik)

Tingginya obsesi untuk memiliki kulit putih membuat maraknya tren kecantikan suntik putih semakin menjamur.

Namun sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan suntik putih? Dan apakah hukum suntik putih diperbolehkan di dalam Islam?

Untuk tahu lebih lanjut, yuk simak artikel ini sampai habis!

 

Mengenal suntik putih

Hukum suntik putih
(prostooleh/Freepik)

Berbagai cara dilakukan oleh wanita untuk mendapatkan kulit yang cerah.

Tidak cukup hanya dengan perawatan body scrub dan body lotion, kini suntik putih pun dijadikan referensi  untuk mendapatkan kulit putih yang instan.

Metode ini dianggap sebagai cara mudah dan cepat untuk membuat kulit menjadi putih sebab langsung disuntikan ke dalam pembuluh darah.

Ada beberapa komposisi cairan yang biasanya digunakan dalam perawatan suntik putih ini.

1. Glutathione

Komposisi ini berfungsi sebagai antioksidan yang menghambat pembuatan zat warna alami kulit, atau yang biasa juga dikenal sebagai melanin.

Dengan kemampuannya yang mencegah pembentukan melanin kulit, glutathione dapat membuat kulit jadi lebih cerah.

2. Vitamin C

Vitamin C juga merupakan salah satu komposisi pencerah kulit yang populer. Komposisi yang bersifat antioksidan ini memang baik untuk kulit.

Selain mencerahkan, Vitamin C juga bersifat sebagai antiaging yang membantu menyamarkan garis halus, kerutan, bekas luka, bahkan noda hitam pada kulit.

Tingginya antioksidan pada Vitamin C juga dapat meningkatkan produksi kolagen.

3. Kolagen

Selain 2 komposisi di atas, kolagen juga sering menjadi salah satu kandungan yang terdapat pada cairan suntik putih.

Perannya memang bukan untuk membuat kulit jadi lebih cerah, namun untuk menjaga elastisitas dan kekenyalan kulit.

 

baca juga: BENARKAH MENCUKUR ALIS ITU HARAM? BEGINI HUKUMNYA!

 

Dampak buruk suntik putih dengan dosis yang tinggi

Dampak suntik putih
(Siro46/Shutterstock)

Obsesi mendapatkan kulit putih secara instan menjadi marak, ini lah yang membuat suntik putih makin banyak peminatnya.

Tidak sedikit bahkan wanita yang berkeinginan untuk menambahkan dosis yang tinggi pada komposisi cairan suntik putih agar bekerja lebih cepat.

Namun, hal ini justru menimbulkan dampak buruk bahkan masalah kesehatan.

Umumnya, tubuh orang dewasa hanya membutuhkan asupan vitamin C sebanyak 65-90 mg setiap harinya.

Pemberian dosis terlalu tinggi dapat memicu masalah kesehatan seperti sakit kepala, maag, mual, insomnia, juga diare.

 

baca juga: SULAM BIBIR HALAL ATAU HARAM? BEGINI PENDAPAT ULAMA!

 

Hukum suntik putih menurut pandangan Islam

Injeksi ke dalam kulit
(ArtPhoto_Studio/Freepik)

Kita sudah membahas serba-serbi suntik putih di atas. Nah, sekarang mari bahas tren kecantikan ini menurut pandangan Islam.

Apa sih hukum suntik putih dalam Islam? Apakah tren kecantikan ini diperbolehkan?

Sebenarnya, hukum suntik putih mirip dengan hukum sulam alis atau tato. Keduanya sama-sama ingin mengubah apa yang sudah diciptakan oleh Allah.

Seseorang yang berkeinginan suntik putih pasti awalnya memiliki kulit yang gelap, sehingga ingin memasukkan cairan pada pembuluh darahnya untuk terlihat semakin putih.

Menurut pandangan ulama, hal ini sebenarnya dilarang di dalam Islam sebab dianggap mengubah ciptaan Allah.

Sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah hadist “Allah melaknat wanita yang melakukan tato dan yang minta ditatokan” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hal ini dipertegas pula dengan hadist riwayat Ibnu Hajar Al Asqalani yang berbunyi “Kita tidak boleh mengubah ciptaan Allah SWT, baik itu menambah maupun mengurangi apa yang sudah ada.”

Hadist yang dijelaskan dalam Fathul Bari Shahih Bukhari ini menjurus ke tren kecantikan yang dapat mengubah apa yang sudah diberikan oleh Allah.

Contohnya seperti sulam alis, sulam bibir, kikir gigi, bahkan suntik putih agar terlihat lebih bagus dari sebelumnya.

 

baca juga: WANITA MUSLIMAH, JANGAN MENCUKUR RAMBUT WAJAH SEBELUM TAHU FAKTA MENCUKUR DALAM ISLAM!

 

Cara lain memiliki kulit cerah yang dibolehkan dalam Islam

Mencerahkan wajah
(Ivan Samkov/Pexels)

Sekarang, kamu sudah tahu bahwa suntik putih dengan memasukkan cairan komposisi kimiawi ke dalam tubuh itu dilarang dalam Islam.

Untuk memiliki kulit putih dan berbeda dari apa yang diciptakan Allah itu memang dilarang, namun ada cara lain yang bisa kamu lakukan untuk mencerahkan kulit.

Kamu tetap bisa merawat kulit badan dan wajah menggunakan body care dan skincare yang memiliki label halal dan sudah melewati uji tes dari MUI.

Produk-produk perawatan ini tidak mengubah kulitmu menjadi seputih susu, namun membantu merawat agar warnanya merata dan terlihat lebih cerah.

Ingat, kulit putih dan kulit cerah itu beda, lho. Kulit yang cerah karena sehat dan dirawat bukan berarti mengubah ciptaan Allah.

 


Itu dia serba-serbi hukum suntik putih yang perlu kamu ketahui.

Jika kamu wanita Muslimah, cari tahu dulu apakah tren tersebut dibolehkan dalam Islam sebelum mencoba tren kecantikan yang sedang marak.

Untuk berbelanja produk perawatan kulit, badan, dan rambut yang halal dan aman, jangan lupa kunjungi webstore Martha Tilaar Shop, ya!

Related posts

Tips Makeup Mata untuk Buka Puasa

Khanza Sabrina Salsabila

Bingung Memilih Skincare Halal? Ini Dia Tipsnya!

Dini Maulidya

Cara Mengatasi Kulit Kering di Wajah Saat Berpuasa

Khanza Sabrina Salsabila

Hati-Hati! 5 Kandungan ini Bisa Bikin Skincare Jadi Haram

%d bloggers like this: