Skincare

Perbedaan Fungal Acne dan Bruntusan. Gimana Cara Mengatasinya?

Perbedaan fungal acne dan bruntusan

Kerap dianggap sebagai permasalahan yang sama, perbedaan fungal acne dan bruntusan memang cukup sulit diketahui dengan kasat mata.  

Apalagi buat kita yang baru pertama kali mengenal istilah di dunia skincare, kedua istilah tersebut mungkin jadi hal yang awam dan sulit dibedakan.

Agar tidak salah menangani permasalahan kulit tersebut, kami akan merangkum perbedaan fungal acne dan bruntusan yang mudah dipahami di artikel ini. Yuk, simak serba-serbinya!

 

Apa itu fungal acne?

Perbedaan fungal acne dan bruntusan
(Shutterstock)

Fungal acne adalah anggota mikrobiota pada kulit.

Adanya mikrobiota ini disebabkan oleh pertumbuhan ragi yang berlebihan. Umumnya, jamur ini memang ditemukan secara alami pada kulit manusia.

Namun, penyebab fungal acne juga dapat berkembang dan menyebar lebih cepat karena adanya faktor eksternal seperti kondisi yang panas, lembap, atau produksi minyak berlebih.

 

baca juga: 7 SKINCARE LOKAL INI AMPUH ATASI KULIT BERJERAWAT, BYE MASKNE!

 

Ciri-ciri fungal acne

Perbedaan fungal acne dan bruntusan
(Shutterstock)

Kondisi kulit ini sebenarnya hanya bisa didiagnosa oleh dokter spesialis kulit.

Kemunculannya ditandai dengan adanya rasa gatal pada satu bagian di kulit, diikuti dengan munculnya bintik-bintik dan benjolan kecil.

Biasanya, bintik-bintik ini muncul berdekatan dalam bentuk kluster atau tampak banyak di satu area. Ukurannya pun cenderung seragam.

Fungal acne juga berpotensi meradang dan memerah jika tidak ditangani dengan baik. Beberapa jenis skincare bahkan ada yang malah memperburuk kondisinya.

Hal ini terjadi karena fungal acne sering kali dianggap seperti jerawat biasa, sehingga ditangani dengan produk yang tidak tepat.

 

Di sisi lain, bruntusan adalah…

Bruntusan
(Shutterstock)

Lalu, apa itu bruntusan?

Bruntusan adalah kondisi kulit yang kasar dan tidak rata. Masalah kulit ini muncul karena adanya penyumbatan pori-pori sehingga menimbulkan komedo.

Bruntusan memang tidak meradang dan menimbulkan efek kemerahan, namun cukup mengganggu saat disentuh karena terasa kasar.

Terlebih lagi, bruntusan juga membuat pengaplikasiaan makeup di atas kulit tidak merata dan sulit dibaurkan.

Berbeda dari fungal acne, bruntusan bisa muncul di satu atau dua titik saja dan tidak dalam bentuk kluster yang berdekatan. 

Area yang rentan muncul bruntusan adalah area yang sering terjadi penyumbatan pori-pori atau memproduksi minyak berlebih seperti hidung, dagu, dan dahi.

 

baca juga: BASMI JERAWAT DENGAN 5 RANGKAIAN SARIAYU ACNE CARE

 

Penyebab bruntusan

Penyebab bruntusan
(Shutterstock)

Bruntusan disebabkan oleh banyak hal, misalnya komedo, milia, tumbuhnya jerawat kecil, iritasi, dermatitis, dan lain sebagainya.

Munculnya bruntusan juga bisa disebabkan oleh perubahan hormon, stres, produksi minyak berlebih, bahkan pembersihan wajah yang tidak maksimal.

 

Lalu, gimana cara mengatasi fungal acne dan bruntusan?

Obat jerawat
(Shutterstock)

Agar fungal acne tidak membandel, kurangi penggunaan produk skincare yang bertekstur tebal atau yang mengandung bahan fermentasi, seperti kombucha atau probiotik.

Kandungan-kandungan fermentasi hanya memperburuk kondisi fungal acne, sebab kandungan tersebut seperti memberi makan pada jamur di kulit.

Sebaiknya pilih skincare yang mengandung azelaic acid, salicylic acid, zinc, sulfur, atau ketoconazole untuk membasmi fungal acne yang membandel.

Kamu bisa gunakan Sariayu Lotion Jerawat sebagai spot treatment untuk meredakan kondisi kulit ini.

 

baca juga: 5 LANGKAH ATASI BEKAS JERAWAT MERAH YANG TAK KUNJUNG HILANG

 

Jika ingin mengatasi bruntusan, mulailah dengan memperbaiki rutinitas pembersihan wajah dengan rajin menerapkan double cleansing.

Metode ini akan membantu pembersihan wajah hingga ke pori-pori sehingga mencegah penyumbatan pori-pori yang mengakibatkan bruntusan.

Selain double cleansing, kamu juga bisa eksfoliasi wajah menggunakan chemical atau physical exfoliator seperti Sariayu Putih Langsat Facial Scrub

Melakukan eksfoliasi secara rutin setiap satu hingga dua kali seminggu dapat membersihkan pori-pori dan mengangkat sel kulit mati sehingga mencegah penumpukan komedo.

 


Setelah mengetahui perbedaan fungal acne dan bruntusan, semoga kamu bisa lebih memahami perbedaan dan cara mengatasi kedua permasalahan kulit tersebut.

Jangan lupa untuk konsultasikan ke dokter spesialis kulit mengenai masalah kulitmu jika tak kunjung membaik.

Untuk belanja produk-produk perawatan kulit yang membantu mencegah munculnya fungal acne dan bruntusan, yuk kunjungi webstore Martha Tilaar Shop!

 


Penulis: Khanza Sabrina Salsabila
Editor: Nana Rohanawati

 

Related posts

Menarik Dicoba, Ini Prediksi Tren Skincare 2022 dari Pakar Kecantikan!

Khanza Sabrina Salsabila

Tips Memilih Skincare untuk Usia 40 Tahun ke Atas

Khanza Sabrina Salsabila

Rahasia Awet Muda ala Duo Srikandi, Martha dan Wulan Tilaar

Khanza Sabrina Salsabila

(REVIEW) Pelembap Wajah Solusi Organic Renewage Moisture Lotion, Ringan dan Menghidrasi

Khanza Sabrina Salsabila
%d bloggers like this: