Skincare

Skincare Tips “Skin Cycling”, Tren Skincare Baru Menuju Kulit Sehat

Skin cycling
(Felipe Monteiro/Pexels)

Pengguna TikTok kembali dengan skincare tips baru yang mengguncang komunitas kecantikan, terutama tentang perawatan kulit.

Hampir setiap hari ada saja tren baru yang berhasil naik daun lantaran jumlah like, komen, dan share yang bertambah kian waktu.

Kali ini, metode skin cycling kembali mendapat perhatian setelah sempat booming di tahun 2021 silam.

Seperti apa sih skin cycling ini? Mengapa hampir semua orang membicarakan metode ini? Baca artikel ini sampai habis untuk kupas tuntas tentang skin cycling!

 

Mengenal metode skin cycling

Skincare tips - skin cycling
(Karolina Grabowska/Pexels)

Skin cycling ditemukan oleh seorang dokter kulit bersertifikasi yang berbasis di New Yotk, Whitney Bowe, MD.

Metode ini ternyata sudah beliau temukan sejak April 2021 silam dan sudah diedukasikan oleh Dr. Bowe melalui platform TikTok dan Instagram yang dimilikinya.

Menurut Dr. Bowe, jika ingin mendapatkan kulit sehat dengan cara yang simple namun tetap membuahkan hasil, seimbangkan penggunaan bahan aktif dan bahan yang memulihkan kulit.

Ini lah yang mendasari temuan skin cycling, yaitu siklus perawatan kulit dengan rejimen empat hari yang dilakukan secara berkelanjutan.

Dengan metode ini, Dr. Bowe ingin mengedukasi untuk memaksimalkan penggunaan produk berbahan aktif sambil meminimalkan iritasi.

Metode skin cycling menganjurkan untuk melakukan jadwal skincare dalam empat malam, yaitu eksfoliasi, retinol, hidrasi, penenangan, dan diulangi lagi.

Dinamakan skin cycling karena metode ini mirip dengan rutinitas bersepeda, yaitu ketika kita mengulangi menggenjot pedal.

 

baca juga: SKIN CYCLING, TREN SKINCARE YANG PUNYA BANYAK MANFAAT. WORTH TO TRY!

 

Rutinitas malam skin cycling

Skincare tips - skin cycling
(Alena Darmel/Pexels)

Bagaimana memulai skincare tips skin cycling? Dr. Bowe menyarankan untuk menggunakan produk yang paling powerful untuk awal minggu.

Lakukan eksfoliasi pada malam pertama, namun Dr. Bowe menyarankan untuk menggunakan chemical exfoliator daripada physical exfoliator.

Chemical exfoliator sendiri dapat berupa toner atau serum. Penggunakan eksfoliator ini dapat mengangkat sel kulit mati dan menggantinya dengan yang baru.

Untuk malam berikutnya, sisipkan retinol di skincare routine-mu. Meski memiliki hasil yang signifikan untuk antiaging, namun retinol merupakan salah satu bahan aktif yang berpotensi mengiritasi.

Agar kulit tetap dalam kondisi yang baik, kamu bisa pilih produk dengan kandungan retinol yang rendah, misalnya 1%.

Malam ketiga dan keempat adalah waktunya pemulihan. Menggunakan eksfoliator dan retinol mungkin sedikit memberatkan pada sebagian kondisi kulit.

Itu sebabnya Dr. Bowe menyarankan untuk menggunakan produk yang menenangkan dan menghidrasi di malam ketiga dan keempat.

 

baca juga: BEGINI BASIC SKINCARE ROUTINE J-BEAUTY, AWET MUDA DENGAN CARA MINIMALIS!

 

Rutinitas siang skin cycling

Menggunakan sunscreen
(Antoni Shkraba/Pexels)

Jangan samakan rutinitas malam dengan siang, ya! Dr. Bowe menyarankan untuk menyederhanakan rutinitas siang dan menggunakan SPF untuk melindungi kulit.

Kamu bisa gunakan pembersih yang lembut untuk membersihkan sisa skincare semalam, lanjutkan dengan serum vitamin C, moisturizer bila perlu, dan sunscreen.

Rutinitas simple seperti ini membuat kulit ternutrisi, bercahaya, dan tetap sehat, sebab di malam hari sudah melakukan treatment dengan bahan aktif.

 


Lakukan skincare tips skin cycling ini dengan rutin secara berulang untuk mendapatkan kulit yang sehat dan glowing.

Kamu bisa gunakan produk-produk Martha Tilaar Shop untuk mengikuti tren skincare ini. Selamat mencoba!

Related posts

Mengatasi Jerawat Hormonal dalam Seminggu. Emangnya Bisa?

Jangan Terkecoh, Ini Mitos Penggunaan Sunscreen yang Perlu Kamu Tahu!

Biar Night Skincare Routine Lebih Maksimal, Ikuti Tips Ini!

Pentingnya Facial Massage, Ternyata Bisa Bikin Glowing dan Awet Muda!

%d bloggers like this: